ibu datang ketika tak seorangpun datang..
merenda segala kenangan dengan jarum kehidupan
bahkan terluka karena mengenai jarinya
kiranya berhenti jika ia lelah
tapi tak pernah meninggalkan tenunan itu sejengkalpun dari jarinya
banyak warna telah ia pilih dan aku selalu mengangguk atas segala pilihan itu
kata ibu. "ibu sudah selesai nak"
aku mengira ibuku bercanda krn banyak lahan yang kosong dan belum terjamah oleh jari indahnya
"itu milikmu nak buatlah seindah mungkin, kehidupanmu adalah rangkain mosaik yang kaubuat sendiri"...
sejak saat itu aku dikatakan bukan anak-anak lagi oleh ibu...
membunuh waktu dengan kata 7:02.18.11.11.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar