Resensi The Fifth Mountain karangan Paulo Coelho:
ELIA
Sebuah novel yang menceritakan pergumulan antara Elia
dan Allah, usia Elia saat itu 23 tahun. Ketika ia sedang bekerja ia ditampaki
oleh malaikat Allah. Ia diminta untuk menyampaikan pesan kepada raja Israel
yang intinya jika Israel masih menyembah Allah-Allah lain yang palsu tidak akan
ada hujan selama Allah belum menghendakinya. Maka dari itu ia sadar bahwa
dirinya adalah nabi.
Raja Israel menikah
dengan Izebel. Dengan kepintarannya, Izebel berhasil mempropaganda dewa baal di
Israel dan membuat sebuah keputusan yang radikal: nabi-nabi yang tidak
berpindah keyakinan pada dewa-dewi Persia itu akan dibunuh. Banyak nabi yang
berpaling dan tidak setia sedangkan Elia adalah nabi yang setia itu.
Karena kesetiaannya
tercium oleh punggawa kerajaan maka dari banyak perintah untuk menghabisinyawanya.
Sampai suatu ketika ia ketahuan
bersembunyi dan ia berhadapan dengan prajurit pemanah terbaik kerajaan.
Panah yang seharusnya tepat tidak mengenainya. Ia selamat dan melanjutkan
perjalanan ke sungai Tigris. Di sungai tersebut ia mendapat makan dari seekor
burung gagak. Allah memintanya untuk melanjutkan perjalanan ke kota Akbar.
Di kota itu Ia
mengenal perempuan janda bersama anaknya. Ia menginap di rumahnya sesuai
kehendak Tuhan. Lalu mulailah rasa cinta hinggap di antara mereka. Tapi, mereka
tidak berani mengungkapkan satu sama lainnya. Sempat janda itu menolak
kedatangan nabi Elia karena pasti akan menghabiskan jatah makan harian janda
beserta anaknya tapi Elia mengatakan bahwa bahan makanan tersebut tidak akan
habis karena kehendak Tuhan.
Beberapa hari
bahkan mingguan Elia hidup di kota Akbar. Banyak hal yang dilakukan oleh Elia
termasuk mengajari janda tersebut menulis dan membantu mengatasi
masalah-masalah penduduk sekitar. Ada budaya apik di kita Akbar yaitu
menghargai tamu. Sebagai sebuah kota perdagangan yang menjalin hubungan bangsa
lain dan sering menjadi orang asing di bangsa lain. Mereka tahu bagaimana
rasanya menjadi orang asing di tempat orang dan mereka membutuh rasa
menghargai. Maka dari itu bila ada orang asing yang menghuni beberapa waktu di
kota Akbar mereka harus menghargainya apapun latar belakangnya.
Tapi suatu masalah
terjadi Israel mempersiapkan bala tentara untuk menduduki Negara tapi harus
melewati kota bernama Akbar, Terjadi perdebatan yang sengit antara Gubernus
yang mempersilahkantentara sedangkan
pendeta yang melakukan penyerangan pada tentara tersebut ketika prajurit
Isarael dating membawa pesan kepada pada kota akbar.
Tapi kemenangan
pendapat dimenangkan pihak yang ingin
melawan karena menaruh prasangka buruk
penyerbuan mereka.
Senua prajurit
tangguh kota Akbar disiapkan untuk pertempuran. Terjadi pergulatan batin di
dalam diri Elia di mana ia akan membuat mukjijat, di Israel untuk meruntuhkan
dewa-dewa atau di kota AKbar untuk menghentikan perang di kota Akbar.
Dalam pikiran Elia,
berpikir bahwa ia harus membuatnya di Israel. Maka dari itu ia mengajak janda dan anaknyua ke Israel tapi ternyata Allah menghendaki lain. Ia
mengutus malaikat berpedang api ketika
Elia ingin pergi ke Israel tengah malam. Allah meminta mereka kembali ke kota
Akbar.
Setelah kembali hal
yang tak diinginkan terjadi, kota Akbar porak poranda dan peperangan sedang berlangsung. 3 orang ini
akhirnya terpisah singkat cerita hanya Elia dan anak laki-laki si janda yang
selamat sedangkan si janda tewas karena tertimpa bangunan. Elia sangat sedih
dan dimulailah pergumulan sesungguhnya dengan Allah. Ia merasa tidak yakin akan
perjuangan yang telah ia pilih.
Kota Akbar luluh
lantah. Pasukan Israel melanjutkan perjalanan dan meninggalkan kota Akbar
sementara waktu. Kehancuran kota juga menghancurkan mentalitas penduduk.
Orang-orang muda terbaik milik kota akhirnya memutuskan untuk meninggalkan kota
dan tidak ingin membangun kota ini dari nol. Sedangkan di kota ini hanya
tinggal orang-orang tua, janda-janda, dan anak-anak kecil yang lemah. Dari nol
Elia mengusahakan pembangunan dalam segala bidang. Elia menggerakkan
orang-orang lemah menjadi orang yang tegar terhadap nasibnya. Kota yang hancur
akhirnya bangkit sedikit demi sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar